Penindasan

Mari sini duduk bersamaku,, akan kuceritakan kembali seseorang yang jalan hidupnya mungkin tak semulus jalan hidupmu.

Jika kau membaca ini, tersenyumlah karena ketika aku mengetik ini, aku sedang mengingatmu...  

jika engkau merasakan hal yang sama, maka sekarang bangkitlah, maafkanlah, karena memaafkan jauh lebih mulia dari pada membalas semua perlakuan. Allah saja Maha pemaaf, malu lah kita yang bukan siapa2 tidak memaafkannya...

Masih ingatkah kalian mengenai firman Allah, bahwa Allah tidak akan merubah suatu kaum, jika ia tidak merubahnya. .

Ia adalah orang pilihan..

Ia yang sanggup dan kuat yang Allah berikan kelebihan..

Ia yang merubah sebuah bully an menjadi sebuah prestasi yang membanggakan...

Ia adalah salah satu dari banyak  korban bullying yang bangkit dan menjadi orang yg mampu memberi motivasi untuk orang lain.  

Menang pada kejuaraan, keliling Indonesia dan meraih medali-medali tak membuatnya tinggi hingga lupa daratan...

Berapa banyak bela diri yang ia kuasai, Kuntau, Taekwondo, Hakido, Kempo, yang semuanya bukan untuk membalas dendam apalagi menyakiti atau menindas orang lain...

Walau ada sepintas niat untuk membalas dendam tetapi Allah perbaiki kembali niat itu seiring dengan dewasanya..

Ia yang dengan lapang dada memaafkan perlakuan yang mungkin orang lain pun tak menginginkan hal itu, ia yang menerima cacian, makian, hinaan selama bertahun-tahun tetap tegar bertahan..

Ia yang telah menerima berbagai serangan fisik, lemparan, pukulan, tendangan yang menguras seluruh air matanya... Tapi ia tetap bangkit dan tak menyerah ditengah jalan..

Tujuannya telah berubah, menjadikan bela diri bukan ajang untuk memperlihatkan siapa yang lebih kuat dan siapa yang lemah tetapi ia ubah sebagai ajang prestasi dan sebagai pelindung orang yang ia cintai..

Hidayah itu datang kapan saja.. dimana saja.. jadi tetaplah menjadi orang baik.

Jika aku boleh bertanya, apa yang membuatmu tegar sampai saat ini wahai temanku?

Terimakasih untukmu yang tak letih untuk selalu bertahan, besabar, tidak semua perlakuan harus dibalas, tidak semua dendam harus dituntaskan, Allah lah yang berhak atas semuanya.Boleh jadi kamu membenci sesuatu tetapi ia baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu tetapi ia buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui..

Jazakumullah khair


Komentar